Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 November 2017

Hasil riset produk untuk produk di musim hujan




Haiii readersssss........masih semangat kan walaupun cuaca mendung terus kaya hati penulis artikel ini wkwkwk,kalian pernah ngerasain gasih saat musim hujan selalu dihantui rasa takut semisalnya barang-barang elektronik kalian terkena air???OH NO!!!pastinya bakal jadi mimpi buruk buat siapapun itu.Nah disini aku mau ngasih tau produk apa yang bakalan menyelamatkan kita dari mimpi buruk itu. penasaran ga??penasaran doonngggg...

Inii diaaaaa penyelamaat kitaa DRY BAG

buat kalian yang belum tau DRY BAG itu apa aku akan jelasin sedikit tentang produk inii,eh banyaak deh buat kaliaan mahh wkwk,so let me tell u guyss...
Umumnya bentuk DryBag adalah berbentuk silinder seperti tabung, bagian atas dilipat minimum 3x dan dikunci, tanpa ada resleting atau penutup lainnya. Dengan bahan PVC atau Tarpaulin, udara yang ada didalam tas terperangkap dan tidak bisa keluar, sehingga tas mengembang jika terjatuh di air, dan bentuknya seperti galon air.  Bagi orang awam, bahan PVC atau Tarpaulin itu kurang lebih sama dengan bahan perahu karet atau banana boat, hanya ketebalannya yang membedakannya.Jika kita melakukan trip, perjalanan, atau olahraga air, kita pasti membawa barang-barang kebutuhan kita, baik itu perangkat elektronik ataupun kebutuhan lainnya.  Rata-rata orang Indonesia memiliki 2 perangkat Handphone, atau 1 Power Bank, Kamera Saku atau SLR buat mengabadikan moment, makanan, obat-obatan, GPS, Dompet, Uang atau Senter dan Korek Api. Semua benda-benda tersebut adalah bencana bagi traveller jika rusak atau basah terkena air. Biasanya, jika hujan atau berada di kapal kecil, rata-rata orang menyimpannya di kantong plastik belanja dan diikat rapat-rapat dan di double.tuhh penting banget kaaan benda ini untuk kalian miliki pada saat musim hujaan,so seperti janji aku tadi aku bakal review dry bag dari beberapa toko online 

1.TOKOPEDIA





 2.BUKALAPAK








3.SHOPEE

yang aku review itu tujuh dry bag teratas di masing-masing toko online tersebut yaaa...semoga bermanfaat yaaa ^^


sumber : dropshipkit.com

Rabu, 04 Oktober 2017

Honda Sonic 150 R Makin Agresif


Jakarta, KompasOtomotif – Honda Sonic 150 R tampil makin agresif. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran dengan grafis dan warna baru, diklaim menyesuaikan dengan perkembangan tren pengguna yang sebagian besar generasi muda.
Warna Aggresso Matte Black misalnya, diberi plihan striping baru yang lebih ekspresif dengan karakter agresif, sekaligus menguatkan kesan sporty. Penyematan grafis baru juga disematkan pada pilihan warna Energetic Red dan Activo Black.
Lalu, AHM juga menghadirkan pilihan baru bagi penggemar balap Tanah Air melalui warna yang yang terinspirasi dari tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT), yakni Honda Racing Red.

Terobosan lain yang cukup menonjol adalah disematkannya sharp shroud dan plug & play fairing. Pengguna bebas mengekspresikan keinginannya untuk tampil dengan tetap menggunakan fairing atau melepaskannya untuk kesan lebih ramping.


Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya dalam siaran resmi, (27/9/2017), mengatakan bahwa Sonic 150 R terus dikembangkan dengan mempertimbangkan pilihan yang tepat bagi remaja yang ingin terus beraksi sejalan dengan gaya hidupnya yang dinamis.
Cover Motor
”Sepeda motor ini hadir untuk menjawab pertumbuhan minat remaja secara emosional dan rasional. Tampilan barunya membanggakan dan membuat remaja tampil semakin percaya diri. Terbukti penggemarnya tumbuh pesat,” ujar Thomas.
New Honda Sonic 150R warna Aggresso Matte Black dan Honda Racing Red dipasarkan dengan harga on the road Jakarta Rp 22,3 juta. Sementara warna Energetic Red dan Activo Black dipatok Rp 21,9 juta. Model ini ditargetkan terjual 40.000 unit per tahun.






sumber : http://otomotif.kompas.com
Minggu, 01 Oktober 2017

Tahun Depan Indonesia Gelar Dua Seri MXGP

Senin 02 Oktober 2017, 01:25 WIB

Laporan Dari Inggris

Kris Fathoni W - detikSport


Winchester - Indonesia kembali menjadi tuan rumah kejuaraan dunia motocross, Motoross Grand Prix (MXGP), di tahun 2018. Tak cuma satu tempat melainkan dua seri secara berurutan.

Tahun ini Indonesia sudah menghajat satu seri MXGP. Seri MXGP Indonesia itu dilangsungkan di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 5 Maret lalu.

Kendatipun ada kendala-kendala dalam gelaran ketika itu, ada hal-hal positif yang membuat Indonesia bahkan dipercaya untuk menggelar satu seri lain, yakni di Semarang.
Menurut rencana Pangkal Pinang akan menyelenggarakan balapan tersebut pada 30 Juni-1 Juli 2018. Setelah itu seri MXGP di Semarang langsung dihelat pada 7-8 Juli 2018, membuat Indonesia punya dua seri balapan MXGP secara berurutan.

Pada awalnya, Palembang sempat masuk dalam kalender sementara MXGP 2018. Tapi penyelenggaraan itu urung terwujud. Apalagi tahun depan Palembang juga harus fokus pada penyelenggaraan Asian Games.

Menurut A. Judiarto dari Lightning Production, promotor lokal yang ditunjuk oleh Youthstream selaku promotor internasional MXGP, antuasiasme penonton MXGP 2017 di Pangkal Pinang sebenarnya sangat tinggi terlepas dari force majeure yang terjadi.

"Total penonton yang masuk itu kurang lebih 67 ribu. Antusiasmenya besar. Itu sangat bagus dan masuk top three penonton di seluruh dunia, di bawah Italia dan Prancis," katanya kepada detikSport di tengah-tengah gelaran Motocross of Nations, seri pamungkas MXGP 2017, di Matterley Basin, Winchester, Inggris, pada 30 September-1 Oktober.

"Ini kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Prestasi luar biasa. (Dengan dua seri beruntun) mudah-mudahan wisman bisa stay lebih lama di Indonesia. Ini kan mendukung program pariwisata di Indonesia. Kami mau ada demam MXGP selama 2 minggu," ucapnya.

Dalam kesempatan terpisah Irwansyah selaku penggagas MXGP Indonesia, yang juga merupakan wali kota Pangkal Pinang, menegaskan kegembiraannya.

"Kami dengan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa, bersama dengan EO, sudah melakukan komunikasi intens dengan Youthstream selama 2 bulan terakhir. Alhamdulillah," ujar M. Irwansyah mengenai kepercayaan buat indonesia untuk menggelar dua seri MXGP tahun depan.

"Dalam waktu dekat, Ketua IMI bersama kami akan ketemu pihak Youthstream di Monaco untuk menandatangani. Pada prinsipnya kami sudah menjalani komunikasi. Insyaallah dua seri di depan mata bukan mimpi lagi," katanya dalam obrolan dengan detikSport.

Dari Semarang, Kepala Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga (Dinsospora) Kota Semarang Gurun Risyad Moko jadi utusan untuk belajar langsung dari proses penyelenggaraan Motocross of Nations di Matterley Basin. Ia ditemani Ketua Umum Pengprov IMI Jateng Kadarusman.

"Youthstream dengan gembira menyambut Turki (yang juga akan menggelar seri MXGP tahun depan) dan seri kedua MXGP di Indonesia untuk gelaran MXGP pada tahun 2018," kata Presiden Youthstream Giuseppe Luongo di Matterley Basin, Minggu (1/10/2017).

Maka kendatipun MotoGP Indonesia sejauh ini belum memperlihtkan tanda-tanda akan terwujud, pada tahun 2018 mendatang Indonesia dipastikan masih punya ajang balap level internasional lain, MXGP, yang seperti halnya MotoGP juga berada di bawah FIM (Federation Internationale de Motocyclisme). Tentu layak ditunggu.


(krs/mfi)

sumber : https://sport.detik.com
Rabu, 27 September 2017
Panjat Tebing Kecewa Hanya Dua Nomor di Asian Games 2018

Panjat Tebing Kecewa Hanya Dua Nomor di Asian Games 2018


Panjat Tebing Kecewa Hanya Dua Nomor di Asian Games 2018 

Jakarta - Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) kecewa dengan jumlah emas yang diperebutkan di Asian Games 2018. Nomor andalan Indonesia justru tak dilombakan.

Panjat tebing merupakan cabang olahraga usulan Indonesia untuk dilombakan di Asian Games 2018. Dengan hasil oke para atlet di level Asia, panjat tebing berharap bisa berkontribsi terhadap kontingen Merah Putih di Asian Games tahun depan.

FPTI mengusulkan 12 nomor. Tapi, dalam prosesnya, nomor-nomor terus dipangkas, pertama-tama menjadi sepuluh, kemudian delapan, dan terakhir, pada rapat Koordinasi Komite ketujuh di Jakarta, Agustus--panjat tebing tinggal memperebutkan dua nomor saja, yakni boulder lead dan speed combined. Penentuan nomor itu dipertegas pada general assembly Olympic Council of Asia (OCA) di Ashgabat, Turkmenistan, 20 September 2017.

Keputusan itu membuat FPTI kecewa berat. Mereka menilai INASGOC lebih memperhatikan suksesnya penyelenggaran Asian Games, ketimbang prestasi dari tuan rumah itu sendiri.

"Saya melihat INASGOC lebih memperhatikan suksesnya acara Asian Games," kata Ketua FPTI Faisol Reza lewat pesannya kepada detikSport, Selasa (26/9/2017).

"Dalam pandangan kami memang progressnya bagus secara umum. Namun untuk nomor pertandingan, INASGOC ternyata lembek sekali dan cepat tunduk pada OCA karena nomor-nomor pertandingan unggulan dihapus," ujar dia kemudian.

Padahal, kata Faisol, atletnya baru saja meraih tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu di Kejuaraan Asia di Iran dari nomor speed.

"Dan sejak awal pemerintah dalam hal ini Satlak prima tahu persis keunggulan kami di nomor ini. Jika dihapus, tentu peluang emas kami juga hilang," katanya.

INASGOC sempat mengatakan nomor-nomor pertandingan Asian Games sudah melalui kesepakatan Satlak Prima dan Kemenpora. Namun, menurut Faisol, cabor tidak pernah diajak untuk menentukan nomor pertandingan.

"Sama sekali tidak pernah diajak. Jika hanya nomor-nomor kombinasi itu pasti hanya INASGOC dan OCA saja. Satlak Prima dan Pak Menteri tahu dimana kekuatan panjat tebing kita," ungkap dia.

Faisol berharap Wakil Presiden Jusuf Kalla bisa turun tangan terkait pemangkasan nomor event yang dipertandingkan di Asian Games. INASGOC sudah merencanakan akan melakukan rapat dengan JK pada Kamis (28/9/2017) terkait hasil general assembly OCA.

"Saya khawatir INASGOC negosiasi tidak melibatkan pemerintah. Mereka jalan sendiri dengan kemauan sendiri, dan saya khawatir ada skenario besar dibalik semua ini. Kita harus ingat di SEA Games kehilangan banyak emas dan semua menuding pemerintah tidak serius menangani olahraga.

"Tapi jika nomor-nomor pertandingan itu tetap dan peluang emas mengecil tentu tudingan itu jadi beralasan. Salah satunya KOI penyebabnya. Saya berharap Wapres turun tangan dan segera melakukan negosiasi ulang. Bukan hanya panjat tebing, banyak cabor lain yang nomor unggulannya dihapus," harap Faisol.

source : sport.detik.com

 

Sambut Asian Games, Angkat Besi Berencana Training Camp ke Jepang

Sambut Asian Games, Angkat Besi Berencana Training Camp ke Jepang


Sambut Asian Games, Angkat Besi Berencana Training Camp ke Jepang

Jakarta - Angkat besi bergegas menyiapkan program menuju Asian Games 2018. Mereka berencana training camp ke Jepang lanjut Kejuaraan Dunia di Amerika November 2017.

PB PABBSI sedang menggodok proposal pelatnas Asian Games untuk Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Rencananya, pelatnas angkat besi diisi 16 lifter. Selain itu, dalam waktu dekat Eko Yuli Irawan dkk. diusulkan untuk menjalani latihan di Jepang.

"Rencana kami setelah mendapat SK Prima 1 Oktober, bulan berikutnya, lifter bisa langsung training camp ke Jepang," kata manajer tim pelatnas angkat besi Alamsyah Wijaya kepada detikSport, Selasa (26/9/2017).

Menurut Alamsyah Jepang sudah membuka pintu kepada pelatnas Indonesia untuk latihan bersama menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

"Sebenarnya permintaan itu sudah dari tahun lalu. Cuma kami pikir fokuske SEA Games dulu, dan kami berpikir waktu yang tepat November. Tapi dari pihak Jepang belum memberikan jawaban lagi untuk jumlah anggaran yang dibutuhkan, kotanya apa. Itu yang hingga saat ini kami masih berkomunikasi dengan mereka. Sembari menunggu itu, kami membuat proposalnya dulu," ujarnya.

Rencananya, tim angkat besi akan bertolak ke Jepang pada awal November. Mereka diperkirakan akan training camp selama 20 hari, kemudian dilanjutkan mengikuti Kejuaraan Dunia di Amerika Serikat pada 23 November hingga 5 Desember mendatang.

"Tapi kembali lagi semua tergantung ada anggarannya atau tidak dari Satlak Prima karena dananya kira-kira sekitar Rp 1 miliar," Alamsyah menyebutkan.

Sementara rencana uji coba lainnya, masih akan dilihat lagi jadwalnya "Sejauh ini baru ke Jepang, Amerika, dan Kejuaraan Dunia di Peru. Tapi itu setelah Asian Games 2018. Kami harus ikut karena itu mendapat poin Olimpiade 2020,' ujar dia.

Bereskan Piutang Akomodasi

Selain menyiapkan proposal program menuju Asian Games 2018, PB PABBSI juga tengah menyelesaikan piutang kepada pemerintah sebesar Rp 2,09 miliar. Piutang itu merupakan uang akomodasi tim angkat besi berjumlah 17 orang, yang terdiri dari atlet, manajer, dan pelatih, selama Januari hingga September 2017.

"Akomodasi ini belum termasuk di Bekasi, melainkan hanya dana akomodasi di Bandung saja, di hotel Sutan Raja, Bandung," kata Alamsyah.

"Jadi sistemnya itu sekarang membuat surat kepada Menpora yang isinya meminta bantuan dana akomodasi. Nanti di dalam surat itu harus dilampirkan nota-nota, rekening, NPWP atlet, akte PB, rincian biaya, sebelum akhirnya ditransfer semua kepada induk cabang olahraganya. Rencananya itu akan kami kirimkan juga supaya beres semua," ujarnya.
Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia

Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia


 Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia

Aragon - Valentino Rossi merasa kemenangan Marc Marquez di Aragon akan berpengaruh besar. Menurut Rossi, Marquez telah membuat langkah besar menuju gelar juara.

Pada balapan Minggu (24/9/2017), rider Honda Repsol itu start dari posisi kelima untuk memenangi lomba dengan keunggulan 0,8 detik dari rekan setimnya Dani Pedrosa. Sedangkan Rossi, yang masih belum 100 persen pulih dari patah kaki, mampu finis kelima dengan selisih nyaris 6 detik.

Bagi Marquez, ini adalah kemenangan kedua berturut-turut setelah naik podium tertinggi di San Marino. Ditambah Andrea Dovizioso hanya finis ketujuh maka Marquez mulai menjauh di puncak klasemen sementara.

Marquez kini mengantongi 224 poin, unggul 16 poin dari Dovizioso di bawahnya dan hampir 30 poin dari Maverick Vinales di posisi ketiga. Rossi sendiri tergusur Pedrosa sehingga menempati posisi kelima dengan 170 poin, tercecer lebih dari 50 poin dari Marquez.

Musim ini tinggal menyisakan empat seri di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia. Marquez dalam posisi yang diuntungkan, menyusul rekornya yang oke di balapan-balapan itu.

"Kurasa kejuaraannya sekarang, untuk rival-rival, sangat sulit," ungkap Rossi sebagaimana dikutip dari Autosport. "[Kemenangan Marquez di Aragon adalah sebuah] langkah yang amat besar."

"Sepertinya setelah Brno, tes [privat Honda], mereka berhasil meningkatkan performanya dengan pesat."

"Marquez menang di Brno, kalah balapan di putaran terakhir di Austria. Di Silverstone, dia sangat tangguh tapi meledakkan mesin motornya, tapi dia menang di Misano dan menang di sini."
source : sport.detik.com
Nomor Taekwondo di Asian Games 2018 Diubah, PB TI Pesimistis Raih Emas

Nomor Taekwondo di Asian Games 2018 Diubah, PB TI Pesimistis Raih Emas


 Nomor Taekwondo di Asian Games 2018 Diubah, PB TI Pesimistis Raih Emas

Jakarta - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia pesimistis bisa meraih medali emas di Asian Games 2018. Mereka kecewa karena kelas-kelas yang dipertandingkan bukan lah nomor Asia.

Indonesia mengusung target 20 medali emas di Asian Games 2018 dan berharap finis 10 besar. Taekwondo menjadi salah satu cabang yang diharapkan bisa sumbang medali, minimal satu emas.

Namun, target itu terpaksa dikubur dalam-dalam karena hanya ada 12 kelas yang dipertandingkan (delapan kyorugi dan empat poomsae. Angka itu menurun ketimbang usulan PB TI, 16 nomor. Mereka menilai perwakilan panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) dalam general assembly OCA di Ashgabat, Turkmenistan, 20 Agustus telah gagal bernegosiasi untuk meloloskan nomor-nomor andalan Indonesia.

Ketua Harian 1 PB TI, Zulkifli Tanjung, menilai cabor tidak dilibatkan oleh INASGOC dalam mengambil keputusan nomor-nomor pertandingan itu.

"Kami dari taekwondo sangat kecewa terhadap keputusan Olympic Council of Asia (OCA) yang disetujui oleh INASGOC. Sejak awal, sebenarnya sudah disepakati 16 nomor, bahkan pada pertengahan Mei 2017 OCA sudah berkirim surat kepada kami, yang diberikan oleh INASGOC kepada kami. Di sana tertulis telah diputuskan 16 kelas Asia yang dipertandingkan. Tetapi kemudian berubah kembali. Lebih aneh lagi, empat kelas putra dan empat kelas putri kyorugi itu nomor Olimpiade dan kami tidak punya atletnya sama sekali," kata Zulkifli kepada detikSport pada Rabu (27/9/2017).

"Ini bukan lagi dibohongi sebenarnya tetapi mengkhianati Indonesia sendiri. INASGOC hanya ingin sukses penyelenggaraan sendiri. Sementara prestasi tidak. Padahal pesan bapak Presiden RI Joko Widodo jelas, ada sukses prestasi dan penyelenggara. Kami cukup kecewa dengan keputusan itu dan tidak ada koordinasi sama sekali dengan cabor," ujar dia.

PB TI sejak awal menargetkan dua medali emas dari nomor kyorugi dan poomsae. Namun dengan perubahan kelas ini mereka pesimistis semua itu bakal tercapai, bahkan satu medali emas pun.

"Ya bubar dong. Bagaimana kami dapat medali emas. Sekarang begini yang kami siapkan A, tapi tiba-tiba yang dipertandingkan B. Apakah kami harus mempermalukan atlet di negaranya sendiri?" ujar dia.

Karena itu, setelah ini PB TI akan berkirim surat kepada INASGOC untuk melayangkan protes serta meminta negosiasi ulang.

"Kami akan minta keputusan ini diubah. Kami sudah mempersiapkan atlet sejak empat tahun lalu dari sejak SEA Games Singapura hingga Asian Games loh," ujarnya.

source : sport.detik.com
Senin, 18 September 2017

Tak Pantang Menyerah! Egy Berharap Lolos Ke Piala Dunia U-20 Meski Gagal Piala AFF U-18




Egy Maulana Vikri bersama Timnas U-19 Indonesia pulang ke Tanah Air dengan menyabet medali perunggu usai setelah menang 7-1 atas tuan rumah Myanmar dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18. Mereka bisa mengobati kekecewaan pendukung Garuda Nusantara yang sangat berharap pasukan Indra Sjafri bisa menjadi juara.
Di balik kegagalan menjadi yang terbaik dalam event tersebut, Egy Maulana mengambil hikmah. Dia tetap berpikiran positif dan berusaha menguatkan tekad dan membangkitkan semangat tim untuk menatap target yang lebih tinggi yakni lolos ke Piala Dunia U-20. Melalui akun Instagram miliknya, Egy Maulana mengungkan hal tersebut.
Baca Juga: Libas Myanmar 7-1,Indonesia Peringkat ke-3 Piala AFF U-18
"Memang kita gagal menjuarai di AFF u18 ini, mungkin Allah punya rencana lain siapa tau Allah memberi kita izin untuk bisa lolos ke Piala Dunia tahun depan? Amin," tulis Egy Maulana di akun Instagram, yang mendapat respons positif dari para netizen.
Pada ajang Piala AFF U-18 ini, Timnas U-19 hanya mampu finish di tempat ketiga setelah kalahkan Myanmar 7-1 di Stadion Thuwunna, Minggu (17/9/2017) sore. Perjalanan Egy Maulana dkk dapat dibilang cukup baik, meskipun kalah 0-3 dari Vietnam pada penyisihan. Mereka lolos ke semifinal sebagai juara grup.
Sayang, pada laga babak empat besar Timnas U-19 gagal melewati hadangan Thailand. Mereka kalah dalam adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol selama 2x45 menit.


Kualifikasi Piala Asia U-19
Usai tampil dalam Piala AFF U-18, Egy Maulana dkk langsung fokus menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan. Timnas U-19 akan dipastikan lolos ke babak 16 besar karena Indonesia menjadi tuan rumah putaran final (16 besar).
Jadi, apapun hasil kualifikasi yang didapat timnas u-19 di Korea Selatan tidak akan berpengaruh. Mereka sudah memperoleh tiket ke putaran final yang berlangsung tahun depan.
Dalam kualifikasi, Timnas U-19 berada di Grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei. Pertandingan kualifikasi ini akan berlangsung pada 31 Oktober-8 November 2017.
Agar bisa tampil pada Piala Dunia U-20 pada tahun 2020, Timnas U-19 wajib lolos ke semifinal Piala Asia U-19. Pasalnya, hanya empat tim terbaik yang berhak meraih tiket ke ajang tersebut.






sumber : bola.kompas.com